Janji Diatas Ingkar

Sekat hati, tak menahan jua
Lelah aku pada setiaku
Mengapa kau datang, memberiku cinta
Oh inikah indah mendua
Haruskah, kuhempas

[Reff]
Jangan kau tanya, kan cinta untukmu,
disini yang ada dirimu
Adakah benarnya, janji diatas ingkar,
disana yang ada ragu

Oh inikah indah mendua
Pergi saja pergi, bawa jauh cintamu
Kutahu ini tak adil untukmu
Sesalkan, adanya

[Reff]

[Bridge]
Bukankah kita mengerti,
dan kita sadari janji, ‘kan hindari cinta

[Interlude]

[Reff]  (2x) ~
Disana yang ada, ragu~…

About these ads
Ditulis dalam Audy. 4 Comments »

4 Tanggapan to “Janji Diatas Ingkar”

  1. tya Says:

    duh Lgunya tya bgt
    tya cma bsa
    mnt mmv pha pcar tya za
    mmv iiah mn2in kmu
    nd
    skses truzy buat Audy..

  2. CORINA Says:

    laaaaagggguuuunya gw banget thax banget yg udah nyiptain lagu nie

  3. Achmad Hamdanie Says:

    Menduakan seseorang memang terasa
    indah, tapi diduakan itu
    sangat tidak
    menyenangkan. Menduakan
    seseorang dapat menjadi
    bukti sah bahwa seseorang bukan merupakan orang
    yang setia.
    Kelihatannya memang tidak
    adil ketika seseorang yang
    menduakan pasangannya,
    langsung dimintai putus.
    Tapi memang sebenarnya
    janji yang berada di atas sebuah ingkar tidak bisa
    dipertahankan. Mengapa
    tidak bisa dipertahankan?
    Karena jelas ada keraguan di
    hati mereka. Pertanyaannya adalah jika
    anda memang sudah
    mencintai seseorang,
    perlukah anda menjalin
    cinta dengan orang lain?
    Mereka menjalin cinta dengan orang lain (mendua)
    jelas karena ada keraguan di
    dalam hatinya. Padahal
    inilah yang sebenarnya
    harus dibicarakan dan harus
    dipastikan di dalam sebuah hubungan. Tidak mungkin sebuah
    komitmen bisa berlangsung
    jika tidak ada kesetiaan
    pada komitmen itu. Sebab
    kesetiaan adalah takdir dari
    cinta. Orang yang mencintai harus setia sampai akhir.
    Jika tidak setia, itu namanya
    bukan cinta, tapi… ingkar.
    *Heheheheh,,


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 54 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: