Hingga Ujung Waktu

[Verse 1:]
Serapuh kelopak sang mawar,
yang disapa badai, berselimutkan gontai
Saat aku, menahan sendiri,
diterpa, dan luka oleh senja

[Verse 2:]
Semegah sang mawar dijaga,
matahari pagi, bermahkotakan embun
Saat engkau, ada disini,
dan pekat, pun berakhir sudah

[#:]
Akhirnya aku menemukanmu,
saat ku bergelut dengan waktu
Beruntung aku menemukanmu,
jangan, pernah berhenti, memilikiku
Hingga ujung waktu

[Verse 3:]
Setenang hamparan samudera,
dan tuan burung camar,
tak’kan henti bernyanyi
Saat aku, berkhayal denganmu,
dan janji, pun terukir sudah

[*:]
Jika kau menjadi istriku nanti,
pahami aku, saat menangis
Saat kau menjadi istriku nanti,
jangan, pernah berhenti, memilikiku
Hingga ujung waktu

Cuma kau menjadi istriku nanti,
pahami aku, saat menangis (Wo~o~)
Saat kau menjadi istriku nanti,
jangan, pernah berhenti, memilikiku
Hingga ujung waktu

About these ads
Ditulis dalam Sheila on 7. 7 Comments »

7 Tanggapan to “Hingga Ujung Waktu”

  1. new_r15k Says:

    jadi terharu,,higkzz..higkzz..

  2. Afriy Says:

    muannniiizzzzzz sekali,,,,
    bwt SO7,,Thanks dah cptain lgu2 bagus bwt kita,,,

  3. Ahmad Says:

    Lagu ini mewakili banget kisah cintaku. . .so sweet. .
    Thanx so7

  4. Acit27 Says:

    Jadi inget dia..
    -^^-

  5. eka Says:

    i love SO-7

  6. lusy Says:

    i lope u shella i like it

  7. songek Says:

    liriknya gua banget.,

    btw nama sheila tu sapa ya ?
    kok bisa sampe’ jadi icon band legend.


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

«

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 57 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: