Cinta Terakhir

Tak semestinya, ku merasa sepi,
kau dan aku di tempat berbeda
Seribu satu alasan,
melemahkan tubuh ini

[#]
Aku disini, mengingat dirimu,
ku menangis tanpa air mata
Bagai bintang tak bersinar,
redup hati ini

[Reff]
Dan ku mengerti sekarang,
ternyata kita menyatu,
di dalam kasih yang suci,
ku akui kamulah cintaku (2: cinta terakhir)

[#] ~~ [Reff]

[Reff] ~
ku akui kamulah cintaku…

Ditulis dalam Gigi. 2 Comments »

2 Tanggapan to “Cinta Terakhir”

  1. RaMa Says:

    Aku disini, mengingat dirimu,
    ku menangis tanpa air mata
    Bagai bintang tak bersinar,
    redup hati ini

    wiz……………………….
    krenz abiz………

    ntu gw bgt…………..

  2. kevin Says:

    And I understand now,
    apparently we become,
    in the holy love,
    I admit you’re the love


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: