Kejujuran Hati

Ku akui, aku, memang cemburu
Setiap kali, ku dengar namanya kau sebut
Tapi ku tak pernah bisa
Melakukan apa yang seharusnya ku lakukan
Karena memang kau bukan milikku

[#:]
Ku akui, aku merindukanmu
Meski ternyata, tak pernah kau merindukanku
Tapi ku tak pernah bisa
Melakukan apa yang seharusnya ku inginkan
Karena memang kau bukan milikku, wo~wo…

[Reff:]
Sesungguhnya ku tak rela,
jika kau tetap bersama dirinya,
hempaskan cinta yang ku beri
Semampunya ku mencoba,
tetap setia menjaga s’galanya,
demi cinta yang tak pernah berakhir

[#]  ~~  [Reff]

[Interlude]
Tak pernah berakhir…

[Reff]  ^

(Kejujuran hati yang tak mungkin dapat ku pungkiri)
hempaskan cinta yang ku beri
(Keinginanku untuk kau tahu isi di hatiku)
demi cinta yang tak pernah berakhir, wo~yeah…

Ditulis dalam Kerispatih. 1 Comment »

Satu Tanggapan to “Kejujuran Hati”

  1. yohanna ariyanti Says:

    ehm….seandainya waktu itu ak melakukan apa yg seharusnya ak lakukan,pasti smua gak berakhir kyk gini.dan skarang dah terlanjur km bersama dirinya………..sesungguhnya ak cemburu dan akupun gak rela tp ak gak bisa nglakuin apa2 karna km bukanlah milikku…………


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: