Si Pengkhayal

Gerimis, datang di musim emarau
Tak mungkin, itu ‘kan terjadi
Mentari, terbit pada malam hari
Itu pun, masih tidak mungkin, Ho~…

Aku ingin terbang bebas seperti merpati
Tapi semua orang bilang, itu tak ‘kan mungkin
Tapi ku terus berjuantg wujudkan impian
Ingin ku wujudkan semua, angan dan harapan

Semua, orang bilang bumi bulat
Tetapi, menurutku tidak        (bodoh)
Mengapa, semua bilang aku gila    (emang)
Padahal, aku biasa saja, Ho~…

[#:]
Tapi semua orang bilang aku si pengkhayal
Khayalan jauh melayang, tak bisa ku tangkap
Akhirnya ibu ku mengajak ku pergi kesana
Sebuah tempat istimewa, Rumah Sakit Jiwa

Ta, rarararara….
Ibu… ibu… ibu…

[#]

Ta, rarararara….
Ibu… ibu…
ibu, tolong anakmu ini ibu

Satu Tanggapan to “Si Pengkhayal”

  1. Imam Says:

    Nih baru lagu gokil… penderitaan orang gila cuy… musiknya sendu banget…Ohh ibu maafin anakmu yang suka “menggila ini….”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: