Patah

Bagai serpih-serpih pasir di pantai,
tersapu gelombang pasang
Meski harus hilang terpecah karang,
meninggalkan kenangan abadi

Ada tersimpan rasa perih mendera,
mengingat engkau disaat itu
Masih tentang cerita engkau dan dia,
yang tak pernah terukir indah

Kau bawa aku renungi, apa yang terjadi
Kau bawa aku resapi, semua tangis mu itu

[#]
Memelukmu kuingin, menyentuhmu ku ingin,
dan mengucapkan sepatah kata

Namun air mata meski tercurah,
memandu cerita itu
Jiwamu tak mampu menahan semua,
ketidakberdayaan ini

Kau patahkan semua, cerita hidupmu
Kau remukkan harapan, yang tumbuh di hati

[#]

Ditulis dalam Padi. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: