Sobat

Sobat, aku sungguh tak mengerti, semua ini bisa terjadi
Setelah perkenalan itu, aku terhanyut
Aku sebenar-benarnya tak kuasa

[#]
Mendambakannya…
Merindukannya…

Kutahu dia milikmu tercinta, sebagai kembang yang kau pilih
Namun hatiku, hatinya, mengisyaratkan rasa
Ingin memetik, merangkai, menjadikan ikatan abadi

[#]

[Reff]
Oh sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti
Oh sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti

Mencoba menahan himpitan rasa itu, merajam keruhnya jiwaku
Ternyata hidupku dan dirinya terikat rasa tulus
Tak ‘kan menyusutkan pelukku dan rindunya

[#] ~~ [Reff]

O ho… ho… ho…

[Interlude]

[#] ~~ [Reff]

Ditulis dalam Padi. Leave a Comment »

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 61 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: