Selalu Jauh Dari Cinta

Saat aku merasa, kaulah yang paling terindah dalam hidupku
Secerah langit di angkasa, kau terangi hari-hariku, yang gelap

Ku pikir kaulah segalanya yang terbaik yang pernah kucinta
Namun apa hendak di kata, mungkin kini aku terpaksa, memilih

[#]
Dan aku, harus jujur padamu,
sementara dirimu, dustai aku,
oh… Ho~…

[Reff]
Pergilah, dariku, bila itu bisa, puaskan hatimu kasih,
biarlah, mungkin diri ini, s’lalu jauh dari cinta

Seiring waktu berjalan kutemukan sebuah arti hidup
Mungkin ini satu pertanda, bahwa diriku memang harus, memilih

[#]

[Reff]

[Interlude]

Pergilah, dariku, bila itu bisa, puaskan hatimu kasih,
biarlah, mungkin diri ini, s’lalu jauh…
Pergilah, kasih, bila itu bisa, puaskan hatimu kasih,
biarlah, mungkin diri ini, s’lalu jauh dari cinta

Ditulis dalam Radja. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: