Perih

Saat air mata,
membasahi bumi,
yang tak akan bisa,
menghapus sang pedih

Aku pun tak bisa,
saat kau meminta,
‘tuk bangkitkan lagi,
yang t’lah lama mati

[Reff:]
Biarlah, biarlah semua,
berlalu, seperti waktu
Dan kini, hadapi semua,
walaupun itu perih

Ini bukan akhir dunia,
dan bukan segalanya,
janganlah berhenti,
sampai akhir nanti

[Reff]

[Bridge:]
Tak usah kau sesali,
dan tak perlu kau tangisi,
semua yang t’lah pergi,
walau tinggalkan perih

[Reff]
~ walaupun itu perih (x3)
walaupun itu…

Satu Tanggapan to “Perih”

  1. koni Says:

    lirik lagunya bangus dan romantis aq suka d.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: